THE REAL ADVENTURE " SUMBING"
Friday, November 06, 2015Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya. Mengungkapkan keindahan alam ini takkan ada habisnya. Sang pencipta yang telah merangkainya sedemikian rupa, menjadikan kita hanya bisa terkagum dengan keindahannya. Gunung sebagai pasak bumi merupakan salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi. Kemegahan dan keindahanny lah yang menjadi alasan, mengapa banyak orang ingin sekali mengunjunginya.
Sesampainya kami di basecamp, kami beristirahat sejenak, sambil menikmati suasana malam hari di daerah pegunungan. Setelah beberapa jam, barulah basecamp terbuka dan kami segera mendaftarkan diri. Sebenarnya kami berniat untuk naik pada pagi hari. Tapi, karena mendengar perkataan seorang warga, bahwa mendaki pada malam hari itu akan lebih mdah terasa, dibandingkan pada pagi hari. Maka dari itu, kami bersiap untuk mendaki pada malam itu juga.
Pendakian pun dimulai, dan kami langusng dihadapkan dengan tanjakan yang tak ada hentinya. Gunung sumbing terdiri dari 4 pos, dan 2 pos diantaranya adalah tanjakan. Perjalanan dari pos 1 hingga pos 2 diisi dengan tanjakan yang sangat menguras tenaga. Beberapa kali kami beristirahat di tengah-tengah perjalanan. Setelah melewati pos 2, barulah trek pun terasa lebih mudah, jalanan yang rata dan kurangnya tanjakan menjadikan kami merasa lebih lega, waktu istirahat pun lebih berkurang, karena tenaga yang dikeluarkan tidak seperti sebelumnya.
Perjalanan pun terus berlanjut hingga kami sampai pada tempat peristirahatan yang sesungguhnya, yaitu sabana. Sesampainya di sabana, tenda pun kami dirikan dan bersiap untuk beistirahat, dan besok setelah sholat subuh, kami akan melanjutkan perjalanan ke puncak. Perjalanan dari basecamp hingga sabana ini memakan waktu sekitar 3,5 jam. Untuk mempersingkat waktu, kami pun tidur, seraya mengembaikan tenaga, agar kembali fit dan bersiap untuk menuju puncak esok hari.
Matahari pun sebagai pertanda bahwa hari sudah pagi, kami pun bersiap untuk naik ke puncak. Kira-kira perjalanan dari sabana ke puncak akan menghabiskan waktu 30 menit, tapi, itu semua tergantung fisik masing-masing. Sebelum sampai di puncak, kita akan menjumpai jalanan turun ke kawah dan juga padang pasir sumbing. Tapi, karena tujuan kami adalah puncak, kami lebih memilih unutk mendahulukan puncak. Setelah sampai dipuncak, kesyukuran tiada hentinya pun kami panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan keselamatan hingga kami bisa sampai di puncak dengan selamat. Tak lupa kami megabadikan beberapa momen di puncak sejati (nama puncak sumbing) ini. dan berikut adalah sedikit momen kami pada saat mendaki gununn sumbing.
Mungkin cuma ini yang bisa gw tulis n gw harap kalian semua bisa nyusul kesini
Salam lestari!!!
DAMN, I LOVE INDONESIA


0 komentar