SENYUMAN DAN TANGISAN
Thursday, December 10, 2015
"Nggak usah dibayangin dunia ini tanpa warna. Kita hanya akan mengetahui dua warna, hitam dan putih. Nggak usah dibayangin Indonesia tanpa warna hijau. Kita hanya akan tenggelam dalam birunya lautan. Nggak usah dibayangin juga Indonesia tanpa warna biru. Kita hanya akan terpenjara dalam luasnya aula belantara". Dengan saling melengkapinya satu sama lain, dunia ini menjadi tidak fakum, menjadikan dunia ini indah. Jangan sampai Indonesia dihiasi oleh warna hitam asap, warna merah darah, dan warna-warna kejahatan lainnya.
Ibarat kata "Benci dan tawa hanyalah tangis dan senyuman". Keadaanlah yang menentukan segalanya.Tangismu akan membuatmu mengerti tentang kehidupan. Mengerti bahwa dunia itu keras. Tawa dan senyumanmu juga akan mengajarkanmu. Bahwasanya dunia ini tidak harus dengan tangisan. Hadapilah dunia dengan senyuman, maka hidupmu akan lebih baik. Jangan sampai terlarut dalam kesedihan yang berkepanjangan. Sebaliknya, jangan pula terlarut dalam kesenangan yang sangat. Tawa dan senyuman yang berkepanjangan akan membuat kita sombong.
Yang terpenting di dunia ini hanyalah bagaimana kita bisa mengkondisikan sesuatu. Menyesuaikan diri dengan waktu dan keadaan. Apabila keadaan mengharuskan kita untuk tertawa, maka tertawalah. Dan apabila dunia menganjurkan kepada kita untuk berduka, maka menangislah. Seperti kata orang bijak "Tak ada yang abadi". Mungkin benar raga ini tidak bisa selamanya bertahan di dunia. Tapi, jiwa kita bisa bertahan unuk selamanya, dengan menjadikan jiwa kita berjasa hingga dikenang dalam pikiran orang lain.
Jikalau hidup ini mengharuskan kita untuk bekerja. Maka akulah orang yang pertama yang akan protes kepada tuhan. Manusia bukanlah makhluk kuat yang akan bekerja selama hidupnya. Apabila dunia ini mengharuskan kita untuk bersantai. Maka akulah orang pertama yang akan protes kepada tuhan. Manusia bukanlah makhluk lemah yang tak bisa melakukan apapun. Skill yang tuhan berikan adalah anugerah bagi kita untuk melakukan suatu pekerjaan.
Dunia hanyalah waktu yang terus berputar. Apabila putaran terhenti, maka kita juga akan ikut. Dunia ini hanyalah ketakutan bagi mereka yang takut dan ladang bagi para pencari berkah. Karena kita diciptakan sebagai kholifah di muka bumi, sudah seharusnya kita menjadi contoh. Ketahuilah !, semua makhluk hidup mengambil pelajaran dari kita, manusia. Pohon bisa berdiri dengan tegaknya karena terobsesi dengan mereka yang tak kenal putus asa. Bumi selalu berputar karena terobsesi dengan mereka yang bekerja tanpa kenal lelah.


0 komentar