CINTA MODERN VS CINTA HAKIKI
Friday, January 29, 2016
Disaat kita mendengar kata cinta, yang paling pertama terlintas dibenak kita adalah hubungan antara kaum lelaki dan wanita. Seiring berkembang zaman, definisi cinta pun semakin berkembang. Bahkan, tidak sedikit dari masyarakat kita yang salah dalam mengartikan perkataan cinta. Di era modern ini, cinta lebih sering disebut dengan pacaran dan memang lebih identik dengan hal tersebut. Seorang lelaki memberikan seuntai bunga kepada wanita. Terkadang cinta juga diartikan dengan hal negatif seperti s*x dan yang lainnya.
Zaman berganti zaman, cinta pun semakin berkembang dikalangan masyarakat. Penjabaran diatas sudah cukup menjelaskan cinta dalam artian sempit. Akan beda ceritanya apabila kita membicarakan cinta dalam artian yang luas. Ingatlah bahwa kita terlahir kedunia ini tidak lain karena adanya cinta. Tuhan mengizinkan kita hidup di dunia ini tidak lain karena Tuhan cinta kepada kita. Bisa dibayangkan apabila dunia ini tanpa cinta. Tak ada hari tanpa pembunuhan dan penyiksaan. Mayat berhamburan dimana-mana disebabkan oleh mereka yang tidak mengerti cinta.
Maha pengasih dan maha penyayang adalah bukti nyata bahwasanya Tuhan memiliki cinta. Tuhan tidak perlu membuktikan cintanya pada kita. Bernafas, berjalan dan aktifitas yang kita lakukan sehari-hari adalah bukti cinta Tuhan kepada kita. Tapi, kita sebagai makhluk nya tidak pernah memberi timbal balik kepadanya. Tuhan tidak pernah meminta balasan dari kita. Setidaknya kita sebagai hamba sadar. Bayangkan apabila Tuhan mencabut cintanya dari kita. Untuk apa kita hidup, bila tak ada cinta dari sang kholik.
"Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia". Kalimat tersebut sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sejak kecil kita telah diajarkan tentang cinta. Kegiatan alam yang dilaksanakan oleh para pemuda belakangan ini adalah bukti cinta mereka dengan alam. Dengan artian tidak merusak alam. Relawan adalah salah satu contoh pengamalan cinta kasih sesama manusia. Selain berpahala, pengalaman kita pun akan bertambah. Bisa kita simpulkan, bahwa segala sesuatu terkandung cinta didalamnya. Jangan pernah mengartikan cinta secara sempit, karena hakikat cinta itu luas.
Satu hal yang perlu kita ingat. Sebelum kita mencintai orang lain, cintai dulu diri kita. Banyak wanita yang mencintai seorang lelaki. Hingga mereka mengorbankan apa saja untuk mendapatkan cinta dan kasih dari sang lelaki. Alhasil cinta itu berdampak negatif kepadanya. Menutup aurat bagi kaum wanita juga salah satu contoh mencintai diri sendiri. Mereka yang belum menutup aurat bisa dikatakan tidak cinta pada diri mereka. Karena, membiarkan tubuh mereka terlihat oleh orang lain yang bukan muhrimnnya. Love your self, before loving each other. Jangan pernah mengumbar cinta, kalau belum mengerti arti cinta.
#alaybukanberartilebay

0 komentar