UTOPIA HITAM PUTIH
Wednesday, April 13, 2016![]() |
| http://www.mangindara.wordpress.com |
"SD, SMP, SMA, kuliah, dan setelah itu sukses", kalau dipikir-pikir, hidup tuh simple seperti yang dipaparkan sebelumnya. Sukses lalu menunggu panggilan khalik, sangat mudah, tapi ingatlah kawan, jalan hidup tidak selalu berjalur mulus. Sering terlihat para motivator mencoba memberikan motivasi kepada orang lain, agar mereka kembali semangat menjalani hidupnya, biasanya motivasi tentang kesuksesan tentunya.
Utopia memang jarang berhasil negatif, karena ia merupakan patokan tujuan dari sesesorang. Disaat utopia seseorang berpatokan pada kesuseksan di usia muda, bukan tidak mungkin terwujud. Begitulah sisi mudah dari kehidupan, yang masih menyimpan banyak rahasia dibelakangnya. Terkadang dengan utopia yang tidak tersampaikan, seseorang akan putus asa hingga bunuh diri. Frustasi dikarenakan tujuannya tidak tercapai.
Meskipun hidup adalah rahasia yang terlihat hitam, Tuhan telah menyimpan cahaya dibalik semuanya, sebagai hadiah dari seluruh perjuangan. Layaknya permainan catur, sebelumnya kita telah menancapkan tujuan untuk memenangkan permainan, seperti biasa, makan dan dimakan, proses yang sudah biasa terjadi dalam permainan catur. Dengan segala cara dan taktik, dan juga fokus pada satu kemenangan, kita pun berhasil menang.
Terjatuh dan lebih lagi terluka adalah hal biasa dalam perjalanan hidup. Karena darah dan semua perjuangan takkan pernah bohong dan ingkar. Terkadang sangat sulit untuk melewati kerasnya ombak hidup, mencoba sekali dan terjatuh dua kali. Hingga akhirnya ombak terlewati dan meninggalkan cerita indah, karena keindahan tidak tercipta dari lurus dan mulusnya jalan hidup. Terkadang kita harus menunggu hujan berhenti untuk melihat cantiknya warna pelangi.
Orang bijak sering berkata "fokuslah pada satu tujuan". Berawal dari utopia bodoh, seorang Wright bersaudara berhasil menerbangkan diri mereka hinggga mencipatakan ide untuk membuat pesawat. Contoh inilah yang bisa kita ambil, jangan pernah pedulikan ocehan mereka, tetaplah fokus pada tujuan. Tapi ingatlah kawan, utopia kita tak pernah selaras dengan hari kita. Karenanya, disaat kau telah berutopia, berarti kau siap untuk terjatuh.

0 komentar