#6 (RATAPAN)
Sunday, January 08, 2017Dibalik jeruji besi
Terkurung seorang keji
Tak menentu hariku ini
Kadang menangkap si baik hati
Untuk apa mereka menangis
Untuk apa mereka mengais
Hingga kami merasa miris
Hingga kami menatap sinis
Dibalik aula belantara
Tersimpan banyak api membara
Tak tahu tujuan dan akhirnya
Sampai negeriku penuh air mata
Bersembunyi di balik baja
Mereka tahu tapi sengaja
Menggoyahkan iman merebut tahta
Hingga akhirnya angkat senjata
Membunuh manusia yang tak berdosa
Apakah mereka tak takut siksa ?
Mungkin saja tak punya rasa
Belas kasih tak ada sisa
Dibalik lembaran kertas
Media mulai bersikap keras
Lantaran ingin terlihat tegas
Keji diangkat kebajikan ditindas
Padahal sisanya telah dikurung
Tapi negeriku tetaplah murung
Menunggu datangnya kabar burung
Ekspetasi bohong dan realitas tercenung
Bahkan dari atas terlihat kotor
Akan tingkah dan ulah koruptor
Kami rindu akan orator
Kami rindu sang proklamator
Mengoceh dan terus berteriak
Tak ada maksud untuk bersorak
Apakah itu lebih baik daripada terisak ?
Mata merah dada pun sesak
Sudahlah, ini sudah diatur
Takutnya mereka tahu lalu kabur
Bertindak jahat tanpa terukur
Kami menangis jatuh tersungkur
0 komentar