INSTANT ITU BOHONG
Friday, September 25, 2015
Pada kesempatan ini kita akan membahas sebuah kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, kata itu adalah instant. Kata instant ini sering sekali kita dapatkan di kehidupan sehari-hari kita. Apabila kita disuruh oleh oleh orang tua kita untuk pergi membeli sesuatu di warung depan rumah, pasti, diwarung itu kita akan menemukan hal instant itu. Mungkin yang gue maksud itu adalah mie instant, tapi, yang bakal gue bahas kali ini bukan itu. Pembahasan kita kali ini akan lebih condong kepada kata instant didalam kehidupan.
Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasanya kata instant atau langsung jadi dikehidupan kita itu bohong. Kenapa gue bilang bohong ?. Kita ambil contoh dari mie instant. Makanan yang katanya siap saji saja masih memerlukan beberapa usaha. Kita masih harus memasak air panas lalu memasukkan mie kedalam air dan setelah itu ditiriskan, barulah bisa kita menikmatinya. Bisa kita lihat dari contoh itu bahwasanya untuk memakan mie saja butuh proses dan usaha yang panjang untuk menikmati hasil.
Tak ada kata instant di dunia ini. Segala sesuatu butuh yang namanya proses. Proses lah yang akan menentukan hasil. Apabila proses yang kita lakukan itu baik, insya Allah akhirnya juga akan baik, dan inijuga akan berlaku sebaiknya. dan sebelum proses itu haruslah ada perencanaan. Perencanaan yang baik akan baik akan menghasilkan proses yang baik pula. Setelah dua faktor itu sudah kita penuhi, barulah kita akan menerima hasil kita. Apabila hasil yang kita termia kurang memuaskan, flashback lagi kepada proses, berarti, proses yang kau lakukan belum baik, begitu juga perencanaannya.
Hal yang tak kalah penting dalam hidup ini adalah perencanaan. Karena, hal itulah yang menentukan segalanya. dan ingatlah, kita sebagai manusia memang tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, kita bisa merencanakan masa depan kita. Apa yang akan kita lakukan di kehidupan kita mendatang bisa kita rencanakan dari sekarang. Tapi, segala sesuatu kembali kepada yang maha esa, apakah perencanaan mu cocok dengan apa yang dia rencanakan atau tidak. Jika dimasa depanmu kelak apa yang kau rencanakan tidak sesuai dengan realita yang terjadi, berarti dia telah memberikanmu sesuatu yang lebih baik daripada yang kau rencana.
HAVE A NICE READING
DONT FORGET TO SHARE IT !

0 komentar