TANDA TANYA

Wednesday, November 25, 2015

Bisa diibaratkan, hidup ini bagaikan lautan. Mengapa begitu..?, karena dalam hidup banyak cobaan yang datang tak berhenti layaknya ombak di lautan. Ada saatnya kita bersantai, duduk dan ditemani dengan secangkir kopi hitam. Membayangkan apa yang telah terjadi di dunia ini. Sebenarnya, segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidak sepenuhnya bisa kita percaya. Banyaknya penyelewengan media, mengakibatkan berita yang sampai kepada kita tidak steril.

Bayangkan saja, disaat kita sedang duduk di ruang tamu, setelah itu kita mendengarkan berita dari radio. Berita tersebut berisi tentang gedung WTC yang ada di Amerika. Diberitakan juga bahwasanya kejadian tersebut disebabkan oleh ulah teroris. Yang mana teroris tersebut kebanyakan dari mereka yang beragama Islam. Kita sebagai pendengar yang baik, hanya bisa mendegarkan dan menerima apa yang telah diberitakan. Tanpa mencari tahu kebenaran berita tersebut.


Setelah mendengar berita tersebut, pikiran kita seakan dipengaruhi, dan setelah itu juga kita akan mengklaim bahwasanaya orang islam adalah teroris. Tuduhan kita adalah tuduhan kososng. Karena, kebenarannya belum bisa dipastikan. Bisa saja itu adalah rencana busuk mereka untuk menjatuhkan islam. Cukup untuk radio. Sekarang kita beralih ke televisi. Setelah kita menonton suatu channel yang memberitakan bahwasanya pengeboman di Bali disebabkan oleh anak pesantren, yang notabenenya adalah orang muslim. Seketika kita terhipnotis oleh berita tersebut, dan untuk kesekian kalinya, pikiran kita mengatakan bahwasanya muslim adalah teroris.

Jika dalam sehari kita mendengar dan melihat tayangan yang ada di televisi. Yang mana tayangan tersebut berisi tentang sesuatu yang masih mengambang, masih terdapat ambigu didalamnya. Berarti tuduhan kosong kita pun semakin banyak. Belum lagi yang kita dapatkan dari telepon pintar kita. Saat membuka telepon pintar, kita melihat bahwasanya ada negara berkembang yang dituduh menyimpan senjata pemusna massal, sehingga banyak negara maju yang mengintervensi negara tersebut. Terjadi banyak pembunuhan, darah-darah orang tidak berdosa pun tumpah dan mengalir. Padahal kita tidak tahu, berita itu benar atau salah atau mungkin ada maksud lain dibalik intervensi tersebut.

Masih banyak pertanyaan di dunia ini yang belum kita ketahui kebenarannya. Mungkin Allah sengaja merahasiakannya agar kita selalu mempunyai rasa ingin tahu, agar kita belajar banyak. Dalam hidup ini jadilah orang yang kritis terhadap apapun. Jangan pernah percaya pada sesuatu yang ambigu. Hasilnya tuduhan kosong kita pun akan bertambah. Bukan semakin tahu, namun hal tersebut akan membuat kita semakin bingung. Putuskanlah segala sesuatu disaat kita telah mengetahui kebenarannya.



  

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe