LAST PLACE

Tuesday, November 10, 2015

Banyak orang di dunia bangga menapak tempat yang tinggi, dengan alasan semakin tinggi tempatnya, semakin dekat dengan tuhan. Menyiapkan persiapan yang matang untk menapak dan menaiki tempat tersebut. Mulai dari tas, sepatu dan peralatan lainnya, yang memungkinkan keselamatan saat mendaki.

Waktu yang dihabiskan pun tidak sedikit, 3-4 hari itu bisa terbilang sedikit bagi mereka, hanya untuk membanggakan diri sejenak. Orang-orang zaman sekarang lebih memilih menghabiskan waktu berjam-jam unutk menggapai dunia diatas awan, daripada menyisihkan waktu 5 menit untuk menopang akhirat diatas akhirat diatas sajadah.



Sebenarnya kebanggaan sesungguhnya bukanlah disaat kita bisa menggapai dunia diatas awan. Tapi, saat kita bisa menggapai akhirat. Dengan mengejar akhirat, dunia pun akan ikut., dan juga sebaliknya, apabila seseorang mengejar dunia, tidak sedikit dari mereka yang melupakan akhirat, sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Kehidupan ini bisa kita permisalkan seperti game. banyak mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game. Mungkin, bisa dimaklumi kalau bermain game itu adalah hobi mereka. Tapi, disamping hobi tersebut, ada kewajiban yang harus dikerjakan. Tak lain adalah menyembah tuhan sang pencipta. Jangan sampai kita tidak bisa bersujud dihadapannya, walaupun hanya beberapa menit.


Dalam sebuah permainan, pastilah kita mengenal kalah dan menang. Begitupun di kehidupan sehari-hari. Tetapi, kita bisa melihat perbedaan disana. mungkin jika pada saat bermain game kita mati, kita bisa mengulang kembali. Tapi, bayangkan jika kejadian tadi menimpa kita di kehidupan nyata, apakah bisa diulangi ?. Persiapkanlah hidup ini dengan sebaik-baiknya. Karena kematian itu akan datang. Bersiaplah untuk menghadapi kehidupan selanjutnya. Bersiaplah untuk  berpindah dari rumah yang bersifat sementara, menuju tempat peristirahatan terkahir.

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe