SEJENAK BERSYUKUR
Tuesday, November 10, 2015
Terlihat nyiur melambai
Kekiri dan kekanan seolah memanggil
Angin yang bertiup dari laut
Menerbangkan pasir putih
Menggerakkan air laut yang jernih
Tetapi terkadang
Jiwa ini terusik
Oleh kebisingan dunia
Oleh kotornya alam dan
Polusi udara yang merajalela
Apakah semua ini pertanda,
Bahwa kami kurang bersyukur
Apakah semua ini pertanda,
Dosa kami telah menggunung
Sehingga, kau turunkan asap itu
Asap yang mengusik ketentraman dan
Mengusik kehidupan kami
Terkadang protes dan cemoohan
Keluar dan tertuju padamu
Dibalik semua itu, kami tak sadar
Bahwa semua peristiwa ini
Disebabkan oleh ulah kami
Karena kurangnya kesyukuran kami
Kepadamu wahai penguasa dunia
Arsitek dari seluruh keindahan dunia
Kekiri dan kekanan seolah memanggil
Angin yang bertiup dari laut
Menerbangkan pasir putih
Menggerakkan air laut yang jernih
Tetapi terkadang
Jiwa ini terusik
Oleh kebisingan dunia
Oleh kotornya alam dan
Polusi udara yang merajalela
Apakah semua ini pertanda,
Bahwa kami kurang bersyukur
Apakah semua ini pertanda,
Dosa kami telah menggunung
Sehingga, kau turunkan asap itu
Asap yang mengusik ketentraman dan
Mengusik kehidupan kami
Terkadang protes dan cemoohan
Keluar dan tertuju padamu
Dibalik semua itu, kami tak sadar
Bahwa semua peristiwa ini
Disebabkan oleh ulah kami
Karena kurangnya kesyukuran kami
Kepadamu wahai penguasa dunia
Arsitek dari seluruh keindahan dunia

0 komentar