SALAM HANGAT PEMUJAMU
Tuesday, May 03, 2016
Sebelum
kau sehangat sinar mentari
Kau pernah sedingin salju utara
Sangat rahasia, dan aku suka
Tertantang, dan itu pasti
Kau pernah sedingin salju utara
Sangat rahasia, dan aku suka
Tertantang, dan itu pasti
Biarkan
kupandangi kau dari kejauhan
Sembari berkhayal tentang elok rupamu
Tetaplah tersenyum pada dunia
Dan selau menjadi mentari pagi duniaku
Sembari berkhayal tentang elok rupamu
Tetaplah tersenyum pada dunia
Dan selau menjadi mentari pagi duniaku
Aku
selalu berharap hujan turun
Karena ku tahu hujan mengetahui kerinduanku
Kusampaikan rinduku lewat doaku
Sujud dan takbir ku menjadi saksi
Karena ku tahu hujan mengetahui kerinduanku
Kusampaikan rinduku lewat doaku
Sujud dan takbir ku menjadi saksi
Rintik
demi rintik membasahi tanah
Menyuburkan segalanya, bunga
Hingga tiba waktunya ia akan mekar
Dan tumbuh menjadi ciptaan Tuhan yang indah
Menyuburkan segalanya, bunga
Hingga tiba waktunya ia akan mekar
Dan tumbuh menjadi ciptaan Tuhan yang indah
Selamat
pagi wahai dunia !
Inilah aku, makhluk Tuhan dengan ribuan keinginan
Terima kasih kau telah menciptakan dunia ini
Hingga aku bingung mencari cara terbaik untuk bersyukur
Inilah aku, makhluk Tuhan dengan ribuan keinginan
Terima kasih kau telah menciptakan dunia ini
Hingga aku bingung mencari cara terbaik untuk bersyukur
Terima
kasih kau telah ciptakan kasih sayang
Dengannya kami tahu arti cinta yang sesungguhnya
Terima kasih kau telah ciptakan senyuman
Dengannya kami tahu arti kebahagiaan
Dengannya kami tahu arti cinta yang sesungguhnya
Terima kasih kau telah ciptakan senyuman
Dengannya kami tahu arti kebahagiaan
Wahai
bunga elok ditaman hati
Kumohon jangan pernah beranjak dari tempatmu
Kan ku jaga kau dengan baik
Kusirami kau hingga saatnya tiba untuk kupetik
Kumohon jangan pernah beranjak dari tempatmu
Kan ku jaga kau dengan baik
Kusirami kau hingga saatnya tiba untuk kupetik
Doaku
selalu sama, setiap hari
Biarkan rasa ini tumbuh, bukan nafsu
Harapku selalu sama, setiap hari
Agar tetap elok abadi, seterusnya
Biarkan rasa ini tumbuh, bukan nafsu
Harapku selalu sama, setiap hari
Agar tetap elok abadi, seterusnya
Aku
bukan Bang Thoyib
Yang datang lalu pergi entah kemana
Aku juga bukan Robin Hood
Yang melakukan kejahatan untuk membahagiakanmu
Yang datang lalu pergi entah kemana
Aku juga bukan Robin Hood
Yang melakukan kejahatan untuk membahagiakanmu
Maafkan
aku karena menjauhimu
Kutinggalkan mu karena Tuhanku
Inilah hidupku, persiapkan hidupmu
Hingga Tuhan memutuskan untuk bersatu
Kutinggalkan mu karena Tuhanku
Inilah hidupku, persiapkan hidupmu
Hingga Tuhan memutuskan untuk bersatu

0 komentar