#3 (MAYOR & MINOR)

Sunday, December 04, 2016


Genderang bergemuruh tanda bersiap
Terompet berbunyi tanda menyerang
Mari kita buktikan pada dunia
Siapa kita yang sebenarnya

Dengan jubah panjang putih
Berdiri tegak dengan gagah bak satria
Tameng di tangan kiri tergenggam erat
Pedang di tangan kanan siap terhunus

Kupersembahkan darah ini padaMu
Untuk membela bangsa dan tanah ini
Tinggal menunggu perintah, bersiap
Satu ketukan palu dan kami berperang

Miris rasanya melihat tanah kelahiranku
Piramida hukum yang condong berat sebelah
Terlihat orang-orang ber-uang di sudut kiri
Menatap sinis kaum jelata di sudut kanan

Waktu kan berputar dan akan terhenti
Satria satu demi satu menampakkan wujudnya
Demi melindungi tanah titipan ilahi
Yang kini terancam direklamasi

Kami hanya perlu kepastian
Bukannya minta dihargai atau dihormati
Mungkinkah minoritas tak tahu diri ?
Hingga berani berbicara dan provokasi

Perang bukan lagi khayalan
Tepat didepan mata ini telah berkecamuk
Bukan dengan pedang juga tameng
Hari ini, medialah pelakunya

Bermodal lidah dan perkataan bohong
Ribuan orang terhasut dan membunuh
Dengan segala ucapan sok manis
Mereka memprovokasi berniat timbulkan aksi

Kami tak berniat memusuhi
Kami tak berniat membenci
Kami tak berniat mencaci
Sayangnya, lidahmu rubah niat kami

Jangan pernah bangunkan singa dari tidurnya
Berfikirlah seribu kali sebelum beraksi
Mayoritas dengan loyalitas tanpa batas
Ingat !, kami sedang rehat bukan sekarat



You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe