#15 (PEJUANG)
Thursday, March 16, 2017![]() |
Adzan subuh bangunkan mereka
Tak heran, tubuh sudah peka
Kaki berjalan niat terbuka
Sebut saja mereka penerka
Karung sebagai kawan
Bau busuk sebagai lawan
Tak perduli akan warna awan
Bertahan hidup atau mati kelaparan
Menyusuri luasnya Ibukota
Tanamkan niat lurus tanpa kata
Tak tahu arah tujuan, tanpa peta
Berjalan lurus sejauh pandang mata
Gerobak sayur berhamburan
Pasar-pasar penuh dengan keributan
Turunkan barang antar anak kesekolahan
Mereka tersenyum sembunyikan tangisan
Kapal-kapal berlabuh
Hingga jarak tak terhingga, jauh
Saat penyimpanan telah penuh
Kembali ke dermaga tanpa keluh
Hari-hari mereka penuh aktifitas
Kerja keras tanpa putus asa tanda loyalitas
Meski tahu para rentenir akan memeras
Tak ada kata, tetap bersikeras
Capek seakan buat lenguh
Kaki tak mampu mungkin lumpuh
Duduk termenung dengarkan riuh
Lihat massa berteriak rusuh
Mungkin inilah perngorbanan
Kerja keras tanpa perlawanan
Hanya inginkan perdamaian
Hilangkan dan hapuskan permusuhan
Pemulung bermodal karung
Kyai dengan peci dan sarung
Pengamen bernyanyi memetik kentrung
Suarakan keadilan tanpa murung
Walau hanya kabar burung
Katanya pendusta akan dikurung
Niat mereka tak akan urung
Menuntut kebenaran yang tercenung

0 komentar