Thanks Virus!

Saturday, April 11, 2020

Segala sesuatu diciptakan tak luput dari manfaat. Bahkan manusia; makhluk yang kadang lalai dengan perintah Tuhannya. Matahari dengan sinarnya membantu proses fotosintesis. Hujan dengan tetesannya menyuburkan tanaman dan tanah. Tapi terkadang, Tuhan memberi teguran pada hambanya melalui ciptaannya. Mungkin saja dikarenakan banyaknya kelalaian dan hal-hal yang terlalu berlebihan. Mungkin inilah sebab Tuhan datangkan bencana berupa wabah, agar manusia mengintrospeksi diri; apa saja hal yang telah kita lakukan di atas bumi ini.

Wabah yang akhir-akhir ini menyerang mungkin saja sebagai teguran bagi kita. Tuhan ingin mengatakan "Kembalilah kepadaku, jangan lalai dengan dunia!" Sederhananya seperti itu. Dibalik semua hal negatif yang kita rasakan. Coba telaah lagi, ternyata ada banyak hal positif yang bisa kita ambil dari musibah yang sedang menimpa kita. Contohnya, Tuhan ingin mengistirahatkan kita dari penatnya pekerjaan dan menyuruh kita untuk lebih giat beribadah. Lain lagi, waktu berkumpul dengan orang-orang tersayang jadi lebih banyak. Yang selama ini kita lakukan sangat jarang sekali. Dan satu hal yang paling penting, bumi butuh istirahat. Ia butuh pendinginan dari segala polusi dan kerusakan yang telah kita lakukan. Tempat kita bernaung ini sudah tidak muda lagi. Rentan dengan bahaya. Bukankah segala sesuatu yang terjadi dikarenakan ulah manusia? Sadar diri, tidak usah saling menyalahkan.

Mari sama-sama kita muhasabah diri. Dan sebagai manusia yang baik, berjanjilah setelah wabah ini dicabut akan banyak perubahan yang terjadi. Entah itu dari diri sendiri ataupun secara luas. Berianjilah untuk lebih giat lagi bekerja. Berjanjilah untuk setidaknya menyempatkan waktu untuk orang-orang terdekat. Dan berjanjilah untuk tetap menjaga bumi ini. Ingat umur! Karena hidup pasti mati dan dunia akan berganti. Ada banyak hal yang akan kita bicarakan dihadapan Tuhan nantinya.

Syahdan, saat ini keadaan mengharuskan kita untuk menjaga jarak aman. Karena semakin sempit jarak, semakin besar kemungkinan penularannya. Semakin sempit jarak, semakin besar bahayanya. Jangan terlalu dekat, karena yang dekat belum tentu jadian :) Karena terlalu dekat juga bisa bikin nyaman. Thx 

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe