Husnudzhon Pada Takdir-Nya

Tuesday, October 29, 2024

Hai, semua! Alhamdulillah ada mood lagi buat nulis. Kurang lebih tiga bulan terakhir tidak ada tulisan baru yang di publish. Tanya kenapa? Ada kesibukan lain yang sangat menyita waktu, tentunya perkara yang tidak bisa dikesampingkan. Kedepannya saya akan berusaha untuk selalu update tulisan. Melawan rasa malas memang sesulit itu. 

Kita semua pasti pernah merasa "kok, hidupku gini-gini aja, ya?", "kok, teman-temanku udah pada sukses semua. tinggal aku doang yang belum?" Dan masih banyak lagi suara-suara aneh dalam kepala kita. Mostly, selalunya tentang hidup yang 'gitu-gitu' aja. Ketahuilah bahwa pertanyaan dan perasaan semacam itu bukan hanya menimpa diri kita. Tapi, hal serupa dirasakan oleh semua manusia pada umumnya. Jadi, enggak usah merasa sendiri. Ada banyak orang diluar sana yang serupa dengan kita meskipun dengan subjek yang berbeda. Entah  itu karir, pasangan, momongan, dll. 

Berbicara tentang semua pencapaian yang ingin kita gapai. Pertama-tama tentukan target terlabih dahulu lalu dilanjutkan dengan usaha semaksimal mungkin. Masuklah kita dalam bab ikhtiar. Apakah usaha saja sudah cukup? Tentu saja belum. Kerja, kerja, kerja saja belum cukup. Kenapa? Karena sebagai seorang manusia sudah sepantasnya untuk mengambalikan segala sesuatu pada Yang Maha Tahu. Dalam hal ini masuklah kita dalam bab tawakkal. Jadi, harus sepaket. Enggak bisa ambil satu terus lupain satunya. Usaha tanpa doa itu sia-sia dan doa tanpa usaha itu omong kosong. 

Ikhtiar sudah, begitu juga tawakkal. Sisanya adalah lapang dada. Apapun itu, segala sesuatunya harus disyukuri. Bersyukur adalah pelajaran yang dipelajari seumur hidup dan ujiannya tak kenal waktu. Mungkin saja kemauan kita belum tercapai. Tapi, dengan rasa syukur atas segala ketentuan-Nya nikmat pun bertambah. Sang Maha Tahu lebih tahu dengan apa yang kita butuhkan. Banyak jalan menuju Roma kalau kata pepatah. Kita terlalu fokus dengan  satu pintu yang terkunci sampai lupa dengan pintu-pintu lain yang terbuka lebar. 

Mulai dari sekarang, mari belajar Husnudzhon dengan semua takdir-Nya. Bismillah.


You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe