LARANGAN SAAT MENDAKI
Tuesday, October 06, 20151.Mencoret-coret
Aksi diatas biasa dilakukan oleh mereka para penikmat alam. Mereka yang melakukan pendakian hanya untuk mencari foto profile facebook ataupun sosial media lainnya. Perilaku diatas bisa dibilang kampungan, orang-orang yang melakukan hal tersebut adalah orang yang kurang kerjaan. "Kalau mau mengembangkan skill menggambar jangan di alam yah mas, masih banyak buku gambar di toko buku."
2.Membuang Sampah Sembarangan
Yang ini juga yang paling penting. Tuhan telah memberikan kita alam yang terbentang luas. Alam tersebut diberikan dengan keadaan bersih. Tapi, kita sebagai para penikmat dan pengotor alam hanya bisa mengotori alam yang telah diberikan oleh tuhan. Marilah kita memulai dari Indonesia, kita ciptakan para pendaki yang benar-benar mencintai alam, bukan hanya menikmatinya." Kalau hanya mau dapat kenikmatan, jangan di gunung mas, ke Jogja aja banyak."(yang tahu maksudnya).
3.Mengambil Kekayaan Alam
Dalam tata kerama pendakian, kita tidak boleh mengambil kecuali gambar, tidak boleh meninggalkan kecuali jejak. Jika kita telah melanggar peraturan tersebut, berarti kita wajib kena hukuman. Ingat sob!, alam bisa lebih kejam dari penegak hukum negara kita, alam bisa menghukummu lebih dari para penegak hukum dunia. Alam tuh wajib kita jaga. Bukan malah kita rusak. Alam adalah anugerah tuhan yang telah diberikan. Apabila kita merusak ciptaan tuhan, maka tuhan bisa saja akan murka kepada kita. " Kalau mau ngerusak sesuatu jangan di alam mas, masuk fakultas tekhnik mesin aja."
Marilah kita menjadi seorang pecinta alam yang benar-benar mencintai alam ini. Mungkin, hal-hal diatas masih kurang dan masih banyak yang belum tercantum, kurangnya hal diatas dikarenakan kurangnya pengalaman yang saya punya. Mungkin hanya ini aja yang bisa saya sampaikan. Serapalah intisari dari semuanya. Marilah kita menjaga alam kita ini. Kalau bukan kita, siapa lagi.




0 komentar