#44 (DUNIA LAIN)
Friday, November 10, 2017
Penyesalan selalu saja datang di akhir episode kehidupan, entah kenapa. Mungkin karena Allah ingin menegur kita, agar lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan. Manusia bebas memilih dan takkan pernah bisa menentukan. Entahlah, akhir-akhir ini aku jadi kurang produktif dalam menulis, efek kurang jalan-jalan. Blog yang biasa kubuka setidaknya sehari sekali, kini kubuka seminggu sekali. Salah satu alasan besar adalah menumpuknya tuntutan kuliah. Skripsi, magang, perbaikan nilai, semuanya lah. Lengkap sambung menyambung menjadi satu. Kalau saja dahulu niatku sudah kutanamkan baik-baik saat masih awal masuk bangku perkuliahan, mungkin beban dan tuntutan kuliah itu bias berkurang. Yah sudahlah, nasi sudah menjadi bubur, enak tidak enaknya harus dimakan. Nanti juga kenyang.
Pernah nonton acara televisi dunia lain ?. Insya Allah semua pernah. Setelah menganalogikan acara tesebut dengan kehidupan kita, ternyata tak ada bedanya. Maksudnya apa, sadar atau tidak sadar, nyatanya dunia hari ini memang sudah lain. Dahulu, ada istilah keren sahabat pena, berkirim surat, bertukar cerita, dengan bantuan kantor pos. Sekarang, kegiatan ini akan sangat jarang ditemukan. Kenapa ?, itu dia, karena dunia kita memang sudah lain, sudah ada sahabat sosmed zaman ini. Kita tidak perlu lagi capek-capek belanja ke pakaian ke toko, hanya dengan sekali klik saja, pakaian datang. Selamat datang di dunia lain semuanya. Dunia serba praktis.
| ke puncak mana kita sekarang ? |
Kita tidak bisa mereka ulang waktu, tapi bisa memperbaiki. Tentu akan ditemukan banyak sekali sisi negatif, inilah perbedaannya. Sebagai seorang muslim, dianjurkan agar kiranya dapat beradaptasi dengan zaman. Semakin maju zaman, kejahatan semakin nampak dan kebaikan tak kasat mata. Alhasil, banyak orang yang terjebak, yang dikira benar ternyata salah. Masalah ?, inilah dunia lain teman-teman, hati-hati. Duniaku pun terasa seperti dunia lain, yang dulunya tidak terlalu mementingkan hal-hal berbau akademik, kini harus dipentingkan.
Manusia dengan mudahnya mengatakan dan sulit melakukan. Begitupun diriku, terlalu banyak rencana yang kurenacanakan hingga akhirnya harus musnah karena tak adanya aksi sedikitpun. Iya, sebenarnya jika dikatakan rehat menulis juga tidak. Sekarang aku lebih sering menulis puisi-puisi pendek di akun instagram @penabenhum milikku. Silahkan ikuti jika tertarik. Dan mungkin untuk tulisan-tulisan di blog akan murni berbentuk curahatan online, entah sampai kapan. Akhirnya, kita harus menerima kemajuan zaman, dengan satu syarat, jangan sampai tergerus arus negatif. Tak ada yang melarang untuk masuk dalam dunia lain, tapi, bertingkah laku lah sepositif mungkin. SEKALI LAGI, SELAMAT DATANG DI DUNIA LAIN, KAWAN. PERSIAPKAN DIRIMU, JANGAN TERGERUS OMBAK !. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.
0 komentar